Bantul — Dedikasi dan loyalitas dalam mendidik generasi bangsa berbuah apresiasi membanggakan. Mujiyati, Guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul, resmi menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia.

Penganugerahan tersebut disematkan secara khidmat di sela-sela rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul, Senin (17/8/2026).

Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sekurang-kurangnya 20 tahun secara terus-menerus.

Mujiyati menyampaikan rasa syukur dan harunya atas kehormatan yang ia terima bertepatan dengan momen hari kemerdekaan.

“Penghargaan ini bukan sekadar tanda pengabdian pribadi, melainkan amanah untuk terus memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan madrasah, khususnya dalam membimbing peserta didik di MIN 3 Bantul,” ujarnya usai upacara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul dalam amanatnya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi pelecut semangat dan inspirasi bagi para tenaga pendidik serta pegawai lainnya di lingkungan Kemenag Bantul untuk terus meningkatkan integritas, profesionalitas, dan pelayanan kepada masyarakat.

Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Kemenag Bantul berlangsung tertib dan khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat struktural, pengawas, kepala madrasah, serta perwakilan guru dan pegawai se-Kabupaten Bantul. (Agassa)