
Bantul (MIN 3 Bantul) – Semangat berkompetisi tengah menyelimuti MIN 3 Bantul menjelang perhelatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026. Salah satu siswa berbakat, Tsabbit Sabilul Haq dari kelas 5B, menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan diri untuk cabang lomba kriya.
Inovasi Kriya “Permainan Pasar Malam”
Dalam persiapan lomba kali ini, Tsabbit memilih untuk mengangkat tema yang unik dan penuh nostalgia, yaitu “Permainan Pasar Malam”. Karyanya dirancang sedemikian rupa untuk menghadirkan kembali keceriaan suasana pasar malam ke dalam bentuk kerajinan tangan yang artistik dan detail.
Pemilihan tema ini menunjukkan kreativitas Tsabbit dalam mengolah bahan menjadi karya bernilai seni tinggi. Ia terlihat sangat fokus menyempurnakan setiap bagian kriya miliknya agar tampil maksimal saat penilaian berlangsung.
Bimbingan Intensif dari Bu Fitaria
Proses pembuatan karya ini tentu tidak lepas dari peran penting guru pembimbing, Bu Fitaria. Beliau memberikan pendampingan intensif mulai dari pengembangan ide, pemilihan material, hingga penyempurnaan detail teknis.
Di bawah arahan Bu Fitaria, Tsabbit tidak hanya belajar tentang teknik pembuatan kriya, tetapi juga dilatih untuk menjaga konsistensi, kesabaran, dan kerapian hasil kerja. Dukungan penuh dari sekolah dan guru pembimbing menjadi modal utama bagi Tsabbit untuk tampil percaya diri.
Menuju SD Beji
Perlombaan FLS2N 2026 ini dijadwalkan akan diselenggarakan Rabu, 29 April 2026 ber lokasi SD Beji Guwosari Pajangan Bantul.
Seluruh warga MIN 3 Bantul menaruh harapan besar agar Tsabbit dapat memberikan penampilan terbaiknya. Semoga karya kriya dengan tema “Permainan Pasar Malam” yang ia bawa mampu memukau dewan juri dan mengharumkan nama sekolah di ajang bergengsi ini. (Agassa)




