
Bantul – Semangat menuntut ilmu tidak surut meski perut tengah menahan lapar dan dahaga. Di hari kelima rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul, suasana religius terasa begitu kental. Namun, ada satu pemandangan menarik yang tertangkap di sudut kelas 5, Sabtu (28/02).
Di saat teman-teman sebayanya sudah bergegas merapikan tas untuk pulang, Maysara, siswi kelas 5 MIN 3 Bantul, justru masih duduk bersimpuh di hadapan gurunya. Ia bukan sedang menjalani hukuman, melainkan sedang “berburu bintang” pahala melalui setoran hafalan hadits.
Dedikasi di Balik Lelah
Maysara rela menambah jam keberadaannya di sekolah demi menuntaskan target hafalan hadits yang menjadi bagian dari kurikulum khusus bulan suci ini. Baginya, rasa lelah dan kantuk yang menyertai ibadah puasa bukanlah penghalang untuk mencapai target maksimal.
“Mumpung bulan Ramadan, saya ingin mengumpulkan hafalan sebanyak-banyaknya. Kalau pulang telat sedikit tidak apa-apa, yang penting setorannya lancar,” ujar Maysara dengan senyum tipis usai menyelesaikan setorannya.
Apresiasi dari Guru
Kegigihan Maysara mendapat apresiasi positif dari para pendidik di MIN 3 Bantul. Program setoran hafalan hadits ini memang dirancang untuk memperdalam pemahaman agama siswa, sekaligus melatih kedisiplinan serta daya ingat mereka sejak dini.
Pihak sekolah menyatakan bahwa fenomena siswa yang rela pulang terlambat untuk mengaji atau menghafal adalah bukti keberhasilan lingkungan sekolah dalam menciptakan atmosfer kompetisi yang positif selama bulan Ramadan.
Poin Utama Kegiatan Ramadan MIN 3 Bantul:
-
Peningkatan Literasi Keagamaan: Fokus pada hafalan hadits pilihan dan ayat-ayat pendek.
-
Pendidikan Karakter: Melatih kesabaran dan ketekunan di tengah menjalankan ibadah puasa.
-
Apresiasi Siswa: Pemberian motivasi bagi siswa-siswi yang menunjukkan progres hafalan yang signifikan.
Langkah kecil Maysara hari ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberkahan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tapi juga tentang seberapa besar usaha kita untuk mendekatkan diri pada tuntunan Nabi.




