BANTUL – Mengawali hari pertama di tahun 2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri  3 Bantul menunjukkan aksi solidaritas yang mendalam. Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan pesan khusus yang ditujukan kepada seluruh elemen madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan (tendik), hingga siswa-siswi, melalui flyer yang disebar ke media sosial.

​Dalam arahannya, Kepala MIN 3 Bantul menghimbau keluarga besar madrasah untuk menyisihkan waktu sejenak guna mendoakan saudara-saudara di wilayah Sumatera yang saat ini sedang tertimpa musibah bencana alam.

Solidaritas di Atas Segalanya

​Beliau menekankan bahwa momen pergantian tahun seharusnya tidak hanya dirayakan dengan sukacita, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan empati terhadap sesama.

​”Di hari pertama tahun 2026 ini, mari kita tundukkan kepala sejenak. Saya mengajak seluruh guru, pegawai, dan anak-anakku semua untuk mendoakan saudara kita di Sumatera agar diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian ini,” ujarnya dalam pesan resmi kepada warga madrasah.

Aksi Nyata Berupa Bantuan

​Selain dukungan moral berupa doa, pihak madrasah juga mendorong adanya aksi nyata. Kepala Madrasah mengajak seluruh warga MIN 3 Bantul untuk berpartisipasi dalam penggalangan bantuan guna meringankan beban para korban terdampak.

  • Dukungan Doa: Dilakukan serentak di lingkungan madrasah dan rumah masing-masing.
  • Donasi Sukarela: Menghimpun bantuan materiil yang akan disalurkan melalui lembaga resmi yang berwenang.
  • Edukasi Karakter: Mengajarkan siswa pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial sejak dini.

​Himbauan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kemanusiaan di lingkungan MIN 3 Bantul, sekaligus membuktikan bahwa semangat Madrasah Mandiri Berprestasi juga mencakup kepekaan sosial yang tinggi terhadap isu-isu nasional. (Agassa)