Bantul – Memasuki hari terakhir pembelajaran di madrasah sebelum libur Idul Fitri, Paguyuban Orang Tua Siswa Kelas 3A MIN 3 Bantul menggelar acara buka bersama di RM Ingkung Kalakijo. Acara ini bukan sekadar jamuan makan biasa, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menyelaraskan sinergi dalam mengoptimalkan pendidikan anak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kelas 3A, Bapak Sariman, S.Pd.I., bersama seluruh siswa dan orang tua. Suasana kekeluargaan terasa kental saat para orang tua saling bertukar pikiran mengenai perkembangan belajar putra-putrinya di sela-sela menanti waktu berbuka.

Sentuhan Budaya: Kisah Keong Mas dan Maknanya

Ada yang istimewa dalam pertemuan kali ini. Bapak Sariman, yang dikenal memiliki kedalaman ilmu di bidang sejarah dan filsafat Jawa, memberikan wejangan melalui cerita rakyat Keong Mas.

Beliau menyelipkan pesan-pesan moral dan filosofis dalam ceritanya, mengajak anak-anak dan orang tua untuk:

  • Sabar dan Tabah: Mengambil hikmah dari perjalanan hidup tokoh dalam cerita.

  • Optimisme: Menanamkan keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti akan membuahkan hasil yang manis.

  • Karakter Jawa: Mengenalkan nilai-nilai luhur budaya lokal sebagai fondasi pembentukan akhlak anak.

Menyambut Kemenangan dengan Ceria

Wajah-wajah ceria terpancar dari para siswa yang antusias mendengarkan dongeng sekaligus menikmati hidangan khas ingkung. Bagi mereka, momen ini merupakan perayaan kecil setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran di madrasah sebelum memasuki masa libur lebaran.

“Kegiatan ini sangat positif untuk membangun sinergi antara guru dan orang tua. Kami ingin pembelajaran anak-anak tidak hanya berhenti di sekolah, tapi juga didukung penuh oleh lingkungan keluarga yang harmonis,” ujar salah satu perwakilan orang tua.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Kini, seluruh keluarga besar Kelas 3A siap menyambut hari raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan semangat baru untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka. (Agassa)