Bantul (MIN 3 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, Nurul Arifah dan Fitaria Dewi Pratiwi, tenaga pendidik Kelas 5 di MIN 3 Bantul, mengambil langkah strategis dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD) sebagai media utama pelaksanaan asesmen sumatif dalam kegiatan penilaian harian.

Jogja Madrasah Digital (JMD) sendiri merupakan aplikasi pembelajaran komprehensif berbasis digital yang dikembangkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DIY. Aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan akademik, mulai dari materi pembelajaran hingga evaluasi hasil belajar siswa.

Nurul Arifah menyampaikan bahwa penggunaan JMD dalam asesmen sumatif memberikan fleksibilitas dan kemudahan, baik bagi guru maupun siswa. “Dengan memanfaatkan JMD, kami dapat melaksanakan penilaian harian secara lebih efektif dan efisien. Aplikasi ini memungkinkan siswa mengerjakan soal secara digital, yang pada akhirnya memangkas durasi koreksi dan mempercepat rekapitulasi nilai,” ujar Nurul.

Senada dengan hal tersebut, Fitaria Dewi Pratiwi menambahkan bahwa penerapan teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital yang didorong oleh madrasah. Menurutnya, penggunaan platform digital seperti JMD mampu meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti ujian karena tampilannya yang interaktif dan ramah pengguna (user-friendly).

“Kami ingin memastikan bahwa proses evaluasi tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga mampu memberikan data yang akurat mengenai kemampuan siswa secara real-time. Dengan JMD, hasil asesmen langsung terintegrasi, sehingga kami dapat dengan cepat melakukan analisis perbaikan pembelajaran bagi siswa yang membutuhkan,” jelas Fitaria.

Langkah inovatif yang dilakukan oleh Nurul Arifah dan Fitaria Dewi Pratiwi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di MIN 3 Bantul untuk terus mengoptimalkan infrastruktur digital yang telah disediakan oleh Kanwil Kemenag DIY. Transformasi ini sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terkait