Bantul – Dalam upaya memperkuat karakter religius dan akhlak mulia para siswa, MIN 3 Bantul kembali menggelar kegiatan rutin MIN 3 Bantul Mengaji. Kali ini, pembahasan berfokus pada Hadits ke-15 dari Kitab Arbain Nawawi yang mengandung pesan mendalam tentang etika berbicara dan memuliakan sesama.

​Kegiatan yang diikuti oleh seluruh civitas akademika ini bertujuan agar nilai-nilai nubuwah tidak hanya dihafal, tetapi juga mendarah daging dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.

Intisari Hadits ke-15

​Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA ini menekankan tiga pilar utama keimanan yang dimanifestasikan dalam amal sosial:

    1. Berkata baik atau diam.
    2. Memuliakan tetangga.
    3. Memuliakan tamu.

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam…” (HR. Bukhari & Muslim).

Aplikasi di Lingkungan Sekolah

​Kepala Madrasah menekankan bahwa sekolah adalah laboratorium pertama bagi siswa untuk mempraktikkan hadits ini. Berikut adalah poin aplikasinya:

      • Lisan yang Terjaga: Siswa dibiasakan untuk tidak mengejek teman (bullying), tidak menggunakan kata-kata kasar, dan lebih memilih diam jika merasa marah.
      • Budaya Apresiasi: Menggunakan lisan untuk memberikan semangat dan pujian kepada teman yang berprestasi atau sedang kesulitan.
      • Harmoni di Kelas: Menghormati guru sebagai “tamu” ilmu dan memperlakukan teman sekelas dengan penuh rasa hormat sebagaimana memuliakan tetangga.

Penerapan di Rumah bersama Keluarga

​Ilmu yang didapat di madrasah diharapkan terbawa hingga ke pintu rumah. Orang tua diimbau untuk mendampingi putra-putrinya dalam:

      • Komunikasi Santun kepada Orang Tua: Berbicara dengan nada rendah dan penuh takzim.
      • Menghormati Privasi Saudara: Mempraktikkan adab “memuliakan tetangga” dalam lingkup terkecil, yaitu saudara kandung.
      • Menyambut Tamu: Melibatkan anak saat ada tamu yang berkunjung ke rumah untuk melatih keberanian dan keramahan sesuai sunnah.

Harapan Kedepan

​Melalui konten edukasi di website ini, MIN 3 Bantul berharap sinergi antara guru dan orang tua dapat tercipta dengan baik. Karakter anak yang mampu menjaga lisan adalah aset berharga bagi masa depan bangsa.

Mari kita mulai dari diri sendiri: Jika tidak bisa berucap yang membawa manfaat, maka diam adalah keselamatan.