Bantul – Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam program pemberdayaan lingkungan sekolah, dua mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pengecekan berkala di kebun Nutritions Goes To Schools (NGTS) MIN 3 Bantul pada senin, 19 Januari 2026.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri  3 Bantul, Subarniyati. Peninjauan ini merupakan langkah nyata dari kesepakatan kerjasama (MoU) antara pihak Universitas Ahmad Dahlan dan MIN 3 Bantul dalam mengembangkan ekosistem sekolah hijau.

Fokus Pengecekan: Kesehatan Tanaman dan Keberlanjutan

Dalam pengecekan tersebut, tim gabungan memantau beberapa poin penting, di antaranya:

  • Pertumbuhan Bibit: Memastikan tanaman berkembang sesuai fase usianya.

  • Sistem Drainase: Mengecek ketersediaan air dan sirkulasi agar tanaman tetap optimal di berbagai cuaca.

  • Edukasi Siswa: Merancang keterlibatan siswa dalam merawat kebun sebagai bagian dari kurikulum lingkungan.

Kepala MIN 3 Bantul mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa UAD sangat membantu dalam memberikan pendampingan teknis. “Kerjasama ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah gerakan berkelanjutan. Kami ingin kebun NGTS ini menjadi laboratorium alam bagi para siswa,” ujarnya.

Sinergi Akademisi dan Satuan Pendidikan

Dua mahasiswi UAD yang bertugas menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan langsung ke lapangan. Selain melakukan perawatan rutin, mereka juga mencatat data pertumbuhan tanaman untuk dievaluasi bersama tim dosen pembimbing di kampus.

Program NGTS sendiri diharapkan dapat menciptakan kesadaran lingkungan sejak dini bagi warga madrasah, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar di wilayah Bantul. (Agassa)