Bantul (MIN 3 Bantul). Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul sukses memborong penghargaan bergengsi dalam ajang Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi tingkat Kabupaten Bantul tahun 2026. Tidak tanggung-tanggung, dua predikat juara pertama berhasil diamankan sekaligus oleh kepala madrasah dan salah satu guru terbaiknya. Selain itu, 2 orang guru lain menyabet juara 2 dan harapan 2 di kategori berbeda.

Kepala MIN 3 Bantul, Subarniyati, S.Pd.I., M.Pd., sukses dinobatkan sebagai Juara 1 Kepala Madrasah Dedikatif. Sementara itu, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MIN 3 Bantul, Ahmad Agus Salim, Lc., M.A., berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 1 Guru PAI Inspiratif. Diana Fitria Umami, S. Ag. sebagai Juara 2 Guru Inovatif dan Nurul Arifah, S. Ag. juara Harapan 2 guru dedikatid.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen MIN 3 Bantul dalam menjaga mutu pendidikan serta melahirkan inovasi di lingkungan madrasah. Atas pencapaian luar biasa ini, keduanya resmi terpilih untuk mewakili Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul dalam ajang Lomba GTK Berprestasi di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, doa, dan sinergi dari seluruh keluarga besar MIN 3 Bantul. Kami memohon doa restu dari segenap masyarakat dan keluarga besar Kemenag Bantul agar dapat memberikan performa terbaik dan membawa pulang hasil yang mengharumkan nama Bantul di tingkat provinsi nanti,” ujar Subarniyati.

Sebagai Kepala Madrasah Dedikatif, Subarniyati dinilai berhasil membawa perubahan positif dan menunjukkan komitmen tinggi dalam memimpin serta memajukan kualitas pembelajaran di MIN 3 Bantul. Di sisi lain, Ahmad Agus Salim lewat pendekatan mengajarnya yang kreatif, adaptif, dan penuh motivasi, dinilai sangat layak menyandang gelar Guru PAI Inspiratif yang mampu menggerakkan potensi para siswa.

Ajang Lomba GTK di tingkat Provinsi DIY mendatang dipastikan akan berlangsung kompetitif karena mempertemukan para pendidik terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-DIY. Namun, dengan modal dedikasi tinggi dan bekal inovasi pembelajaran yang matang, utusan dari MIN 3 Bantul ini optimistis mampu bersaing secara sehat dan menorehkan prestasi terbaik bagi Bumi Projotamansari. (Agassa)