
Bantul – Libur sekolah biasanya menjadi waktu bagi para siswa untuk bersantai, namun tidak bagi para siswi kelas Takhosus Tahfidz MIN 3 Bantul. Mengabaikan riuh rendah suasana liburan, mereka justru menunjukkan dedikasi tinggi dengan tetap istikamah mengikuti kegiatan mengaji di pesantren.
Kegiatan rutin ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Adh-Dhuha, Bantul. Di bawah bimbingan langsung Ibu Nyai Maftuchah Al-Hafidzah, para siswi nampak khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Program ini bertujuan untuk menjaga ritme hafalan agar tidak terputus meski kegiatan belajar mengajar di madrasah sedang jeda.
Menjaga Kualitas Hafalan
Ibu Nyai Maftuchah Al-Hafidzah, selaku Pengasuh Ponpes Adh-Dhuha, menekankan pentingnya kontinuitas dalam menghafal Al-Qur’an. Menurut beliau, semangat para siswi ini adalah modal utama dalam membentuk karakter generasi qurani yang tangguh.
”Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar tugas sekolah, melainkan kebutuhan ruhani. Melihat anak-anak tetap semangat datang ke pondok di hari libur adalah bukti kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an,” ujar beliau di sela-sela bimbingan.
Dukungan Penuh dari Madrasah
Pihak MIN 3 Bantul sendiri sangat mengapresiasi langkah para siswi kelas Takhosus ini. Program kerja sama dengan Ponpes Adh-Dhuha memang dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki hafalan yang mutqin (kuat).
Dengan semangat yang tak luntur oleh hari libur, para siswi ini membuktikan bahwa mengejar keberkahan Al-Qur’an tidak mengenal waktu luang. Diharapkan, kedisiplinan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di lingkungan MIN 3 Bantul. (Agassa)




