Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul pada hari ini. Dalam rangka memperingati empat momentum penting sekaligus, keluarga besar madrasah menyelenggarakan kegiatan Khataman Al-Qur’an bil-Ghaib.

​Kegiatan ini dirancang untuk mensyukuri dan memperingati:

  1. ​Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
  2. Tetebah (syukuran) Gedung Ruang Kelas Baru yang dibangun melalui skema SBSN.
  3. ​Hari Lahir (Harlah) MIN 3 Bantul.
  4. Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kolaborasi Guru dan Siswa Takhosus

​Agenda dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Tidak seperti khataman pada umumnya, kegiatan kali ini dilakukan secara bil-ghaib (menghafal tanpa melihat teks) oleh para Hafidz dan Hafidzah yang merupakan Bapak/Ibu Guru pengampu Tahfidz di MIN 3 Bantul.

​Tak sendirian, para guru didampingi oleh siswa-siswi Kelas Takhosus Tahfidz. Kehadiran para siswa ini menjadi bukti keberhasilan program unggulan tahfidz di madrasah, di mana santri cilik diajak untuk menyimak sekaligus melancarkan hafalan mereka bersama para murabbi.

Rangkaian Acara hingga Puncak Doa

​Lantunan ayat suci Al-Qur’an terus bergema di lingkungan madrasah hingga pukul 14.00 WIB. Setelah seluruh juz selesai dikhatamkan, acara ditutup dengan sesi Mujahadah dan doa bersama.

​”Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi bentuk syukur atas fasilitas gedung baru (SBSN) dan usia madrasah yang semakin matang. Kami berharap keberkahan Al-Qur’an menyertai langkah MIN 3 Bantul ke depan,” ujar Agus Salim, Guru PAI di sela-sela acara.

​Melalui kegiatan ini, MIN 3 Bantul meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara fisik dan akademik, tetapi juga memiliki akar spiritual yang kuat melalui tradisi mencintai Al-Qur’an. (Agassa)