Yogyakarta. Dua guru dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul turut serta dalam Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi Guru MIN Se-DIY. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 19 Juni 2026 ini digelar di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kedua guru yang menjadi perwakilan tersebut adalah:

  • Hajar Utami, S.Pd. (Guru Kelas 6)

  • Fitaria Dewi Pratiwi, S.Pd., S.Kom. (Guru Kelas 5)

Pelatihan berskala regional ini dirancang untuk membekali para pendidik madrasah dengan keterampilan teknologi masa depan, guna menghadapi tantangan digitalisasi di dunia pendidikan.

Resmi Dibuka oleh Kabid Dikmad Kemenag DIY

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya akselerasi teknologi di lingkungan madrasah. Guru diharapkan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial ke dalam metode pembelajaran di kelas.

“Madrasah harus siap melangkah maju. Penguasaan koding dan AI bagi para guru adalah langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang inovatif, kreatif, dan siap bersaing di era digital,” ujar H. Sidik Pramono.

Komitmen MIN 3 Bantul dalam Inovasi Pembelajaran

Keikutsertaan Hajar Utami dan Fitaria Dewi Pratiwi dalam pelatihan ini menjadi bukti komitmen MIN 3 Bantul untuk terus memperbarui mutu pembelajaran. Dengan latar belakang Fitaria yang juga menguasai bidang komputer, kolaborasi kedua guru kelas atas ini diharapkan mampu membawa efek domino yang positif bagi sejawat guru lainnya dan, yang paling utama, bagi para siswa.

Melalui pelatihan ini, kedua guru dipersiapkan untuk membawa pulang ilmu baru mengenai logika pemrograman dasar (koding) serta pemanfaatan aplikasi berbasis AI yang aman dan edukatif untuk anak-anak usia sekolah dasar. (Agassa)