GUNUNGKIDUL – Iklim pendidikan madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kian diperkuat dengan diresmikannya Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) untuk tiga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) sekaligus. Prosesi peresmian dipusatkan di halaman Gedung SBSN MIN 9 Gunungkidul pada Rabu (31/12/2025).

​Ketiga gedung yang diresmikan tersebut adalah milik MIN 3 Bantul, MIN 9 Gunungkidul, dan MIN 2 Kulon Progo. Pembangunan fasilitas pendidikan ini bersumber dari skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) guna menunjang kualitas belajar mengajar di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) DIY secara langsung menandatangani prasasti peresmian ketiga gedung tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang representatif dan modern.

​”Gedung-gedung ini adalah amanah. Kita berharap dengan fasilitas yang semakin lengkap, prestasi siswa-siswi kita di Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo semakin melejit dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Bahiej, Kakanwil Kemenag DIY.

​Acara berlangsung meriah dan penuh warna. Halaman MIN 9 Gunungkidul berubah menjadi panggung ekspresi bagi siswa-siswi dari ketiga madrasah. Berbagai penampilan kreatif disuguhkan, mulai darii Tari Suka Parisuka dan Wushu Jet Kun Do dari MIN 3 Bantul, tari batik dari MIN 2 Kulon Progo dan tari angguk angklak dan pittik walik dari MIN 9 Gunungkidul.

​Kolaborasi penampilan dari MIN 3 Bantul, MIN 9 Gunungkidul, dan MIN 2 Kulon Progo ini menjadi bukti eratnya tali silaturahmi antar-madrasah di wilayah DIY.

​Peresmian yang bertepatan dengan penghujung tahun 2025 ini menjadi kado manis bagi dunia pendidikan di DIY. Dengan adanya ruang kelas baru, diharapkan tahun ajaran mendatang para siswa dapat belajar dengan kenyamanan ekstra, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu lulusan madrasah yang unggul secara akademik maupun akhlak. (Agassa)