Bantul – Suasana ruang kelas 1 B MIN 3 Bantul tampak berbeda dari biasanya. Bukan buku pelajaran yang terbuka di atas meja, melainkan kotak bekal berisi makanan bergizi seimbang. Di bawah bimbingan wali kelas, Ibu Endang Tisngatun, para siswa sedang mengikuti edukasi adab dan tata cara makan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Membangun Karakter dari Piring Makan

​Program ini bukan sekadar kegiatan makan bersama. Ibu Endang Tisngatun menekankan bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk menanamkan karakter sejak dini. Siswa diajarkan langkah-langkah penting sebelum dan sesudah makan, mulai dari:

  • Mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.
  • ​Membaca doa sebelum makan secara bersama-sama.
  • ​Menggunakan tangan kanan dan duduk dengan posisi tegak.
  • ​Tidak berbicara saat mulut penuh dan merapikan kembali alat makan setelah selesai.

​”Sayur Itu Enak!”: Melawan Kebiasaan Pilih-Pilih Makanan

​Tantangan terbesar bagi anak kelas 1 biasanya adalah kebiasaan pilih-pilih makanan (picky eating). Melalui program MBG ini, Ibu Endang memberikan pengertian kepada siswa tentang pentingnya vitamin dan mineral yang ada pada sayur dan buah.

​”Kami ingin anak-anak menyadari bahwa makanan sehat itu enak dan membuat tubuh mereka kuat. Dengan makan bersama teman-teman, biasanya anak yang awalnya tidak suka sayur jadi ikut mencoba karena melihat temannya makan dengan lahap,” ujar Ibu Endang.

​Harapan Kedepan

​Dengan adanya pembiasaan ini, diharapkan para siswa MIN 3 Bantul tidak hanya sehat secara fisik karena asupan gizi yang terjaga, tetapi juga memiliki adab yang baik yang akan menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa nanti. (Agassa)