
Bantul — MIN 3 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang komprehensif dan kontekstual. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul sukses menyelenggarakan kegiatan Asesmen Sumatif Bab 1 untuk Mata Pelajaran Fikih dengan materi pokok Zakat Fitrah bagi siswa-siswi kelas 5.
Kegiatan asesmen ini dirancang secara khusus oleh Guru Pengampu Mata Pelajaran Fikih Kelas 5, Ahmad Agus Salim, S.Pd.I., dengan mengintegrasikan aspek numerasi ke dalam soal-soal evaluasi keagamaan. Langkah inovatif ini diambil guna mengukur tidak hanya pemahaman kognitif siswa terkait hukum Islam, tetapi juga kemampuan mereka dalam mengaplikasikan hitungan matematika dasar yang berkaitan langsung dengan ibadah zakat.
Mengukur Pemahaman Teori Sekaligus Praktik Hitung
Dalam asesmen sumatif ini, para siswa kelas 5 tidak hanya diuji seputar rukun, syarat wajib, dan golongan yang berhak menerima zakat fitrah (mustahik). Lebih dari itu, soal-soal disusun dengan studi kasus nyata yang membutuhkan kemampuan numerasi, seperti:
-
Menghitung besaran zakat fitrah dalam satuan berat standar (beras sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa).
-
Mengonversi takaran zakat fitrah jika dibayarkan dalam bentuk uang tunai berdasarkan harga beras pasaran yang berlaku.
-
Menghitung total zakat yang harus dikeluarkan oleh sebuah keluarga dengan jumlah anggota keluarga tertentu.
“Integrasi numerasi ini sangat penting agar siswa tidak hanya menghafal teori Fikih secara tekstual, tetapi juga terampil menghitung dan mempraktikkan pembayaran zakat fitrah secara akurat dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Agus Salim di sela-sela kegiatan asesmen.
Dukungan Penuh dari Madrasah
Pihak madrasah menyambut baik dan mengapresiasi metode asesmen yang diterapkan oleh Ahmad Agus Salim. Pendekatan lintas mata pelajaran (cross-curricular) antara Pendidikan Agama Islam dan Matematika ini dinilai sejalan dengan visi kurikulum merdeka yang menekankan pada kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Melalui asesmen berbasis numerasi ini, siswa Kelas 5 MIN 3 Bantul diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya taat beribadah secara syariat, tetapi juga cerdas secara matematis dalam menunaikan kewajiban zakat kelak di masyarakat. (Agassa)




