Berbeda dari prosesi wisuda pada umumnya, MIN 3 Bantul mengemas acara ini laksana sebuah pertunjukan teater musikal. Kolaborasi apik antara nuansa Islami yang khidmat dan sentuhan tradisi lokal yang kental menciptakan atmosfer yang megah, menyentuh hati, namun tetap religius sepanjang acara berlangsung.
Wajah Keberhasilan Madrasah
Penanggung jawab acara, Ahmad Agus Salim, mengungkapkan bahwa Haflah Khotmil Qur’an dan Akhirussanah ini bukan sekadar seremonial kelulusan biasa, melainkan cerminan dari identitas dan kualitas madrasah.
“Ini adalah agenda tahunan yang menjadi ‘wajah’ dari MIN 3 Bantul. Oleh karena itu, kami ingin menampilkan sebuah show yang merepresentasikan secara utuh siapa dan bagaimana MIN 3 Bantul kepada seluruh hadirin yang datang,” ujar Ahmad Agus Salim.
Sarat Apresiasi
Langkah berani madrasah dalam memadukan konsep seni pertunjukan dengan nilai-nilai luhur al-Qur’an ini terbukti sukses besar. Para wali murid, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang hadir tampak larut dalam kekhidmatan sekaligus decak kagum atas kreativitas yang ditampilkan oleh para siswa.
Kombinasi antara lantunan ayat suci al-Qur’an yang syahdu dan visualisasi tradisi yang dikemas modern ini diharapkan dapat menjadi memori indah bagi siswa-siswi kelas 6 yang akan melanjutkan jenjang pendidikan mereka, sekaligus menegaskan posisi MIN 3 Bantul sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi, kuat dalam tradisi, dan kokoh dalam literasi al-Qur’an. (Agassa)