Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya adaptasi dalam masa transisi bagi peserta didik baru. Endang menyadari bahwa perpindahan jenjang pendidikan dari masa bermain di TK/RA menuju suasana belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) membutuhkan pendekatan yang lembut dan menyenangkan.
“Tujuannya sederhana, agar anak-anak merasa nyaman, tidak canggung, dan bisa segera akrab dengan teman-teman maupun lingkungan sekolahnya yang baru,” ujar Endang di sela-sela kegiatan, Sabtu (18/7/2026).
Suasana kelas 1B pun seketika berubah menjadi hangat dan penuh keceriaan. Dengan panduan dari Endang, para siswa tampak antusias mengikuti irama tepuk tangan dan lantunan lagu anak-anak yang sederhana. Metode pembelajaran berbasis kegembiraan ini terbukti efektif dalam meminimalisir rasa gugup yang kerap dirasakan siswa di hari-hari awal sekolah.
Melalui pendekatan humanis seperti ini, MIN 3 Bantul berkomitmen untuk memberikan pengalaman transisi yang positif bagi siswa kelas 1, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dan siap mengikuti proses kegiatan belajar mengajar ke depannya. (Agassa)