Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul terus berinovasi dalam mensosialisasikan nilai-nilai karakter kepada siswanya. Melalui program “Madrasah Mengaji”, pihak sekolah memanfaatkan platform website dan media sosial resmi untuk membedah Kitab Arbain Nawawi.

​Pekan ini, pembahasan memasuki Hadits ke-12 yang berbunyi:

“Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi).

​Fokus pada Manajemen Waktu di Sekolah

​Penerapan hadits ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan sekolah. Tim kesiswaan MIN 3 Bantul menekankan bahwa manajemen waktu adalah kunci sukses seorang pelajar. Beberapa poin penerapan yang dibagikan antara lain:

  • Prioritas Belajar: Fokus pada materi pelajaran saat jam kelas berlangsung.
  • Bijak Beristirahat: Menggunakan waktu istirahat untuk makan dan bersosialisasi secara positif, bukan untuk kegiatan yang memicu perselisihan.
  • Literasi Digital: Menggunakan gawai hanya untuk keperluan belajar dan menghindari konten yang tidak mendidik.

​Pesan Kepala Madrasah

​Kepala MIN 3 Bantul memberikan nasihat mendalam terkait program ini. Menurut beliau, memahami hadits bukan sekadar menghafal teks, melainkan mengubah perilaku.

​”Dunia anak-anak saat ini penuh dengan distraksi, terutama dari gadget. Hadits ke-12 ini adalah ‘rem’ alami bagi siswa. Jika mereka bisa membedakan mana kegiatan yang bermanfaat dan mana yang hanya membuang waktu, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang efektif dan berakhlak mulia,” ujar Kepala MIN 3 Bantul.

​Program pengajian daring ini mendapatkan respons positif dari wali murid. Dengan hadirnya konten keagamaan di media sosial, orang tua merasa lebih tenang karena anak-anak mendapatkan asupan konten yang berkualitas saat berselancar di internet. (Agassa)