Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana ruang kelas 6B Madrasah Ibtidaiyah Negeri  3 Bantul tampak berbeda dan penuh antusiasme pada pembelajaran Akidah Akhlak. Dalam rangka memperdalam materi “Teladanku: Meneladani Kesabaran dan Ketaqwaan Nabi Ayub AS”, guru pengampu mata pelajaran, Ahmad Agus Salim, Lc., memanfaatkan media audio-visual berupa pemutaran film kisah keteladanan Nabi Ayub AS sebagai penunjang proses belajar mengajar.

Metode penayangan film edukatif ini dipilih untuk memberikan visualisasi konkret mengenai perjalanan hidup, ujian berat, serta keteguhan iman yang dimiliki oleh Nabi Ayub AS. Melalui alur cerita yang disajikan, para siswa diajak menyelami makna sabar yang sesungguhnya—baik saat menghadapi kehilangan harta, keluarga, maupun saat diuji dengan sakit berkepanjang tanpa sedikit pun mengurangi ketaatan kepada Allah SWT.

Guru Akidah Akhlak kelas 6B, Ahmad Agus Salim, Lc., menjelaskan bahwa pemanfaatan media visual sangat efektif untuk merangsang empati dan daya tangkap peserta didik tingkat madrasah ibtidaiyah.

“Pelajaran Akidah Akhlak bukan sekadar transfer teori atau hafalan materi semata, melainkan internalisasi nilai ke dalam pembiasaan hidup sehari-hari. Melalui tayangan film ini, anak-anak dapat melihat gambaran nyata bagaimana keimanan dan kesabaran Nabi Ayub AS diuji. Harapannya, nilai-nilai ketaqwaan tersebut tertanam kuat dan dapat dipraktikkan langsung saat mereka menghadapi kesulitan atau tantangan dalam kehidupan nyata,” terang Ahmad Agus Salim.

Sepanjang pemutaran film, siswa kelas 6B mengikuti alur cerita dengan tertib dan khidmat. Setelah sesi penayangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif, tanya jawab reflektif, serta penyimpulan poin-poin keteladanan yang relevan dengan kehidupan anak-anak usia sekolah dasar/madrasah.

Inovasi pembelajaran berbasis multimedia ini menjadi komitmen berkelanjutan MIN 3 Bantul untuk mewujudkan suasana kelas yang interaktif, bermakna, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. (Agassa)