
Bantul – Semangat menuntut ilmu para siswa-siswi MIN 3 Bantul tidak surut meskipun akhir pekan telah tiba. Alih-alih menghabiskan waktu libur dengan bersantai, para siswa tetap konsisten mengikuti program penunjang takhosus (pendalaman materi tahfidz) yang dilaksanakan secara intensif.
Kegiatan rutin ini mengambil tempat di Musholla Pondok Pesantren Adh-Dhuha, Bantul. Suasana pondok pesantren yang tenang dan religius dipilih untuk mendukung konsentrasi siswa dalam mendalami bacaan serta hafalan Al-Qur’an.
Bimbingan Intensif oleh Pengajar Ahli
Program takhosus ini berjalan secara terstruktur di bawah bimbingan tenaga pengajar yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya. Para siswa dibimbing langsung oleh Ustadzah Maftuchah, Al Hafidzah dan Ustadzah Istiqomah, Al Hafidzah.
Kedua ustadzah tersebut memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pendampingan yang personal. Fokus utama bimbingan meliputi perbaikan tajwid, kelancaran bacaan (tahsin), serta peningkatan target hafalan Al-Qur’an yang telah ditetapkan oleh pihak madrasah.
Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani
Pihak madrasah menjelaskan bahwa intensifikasi program takhosus di akhir pekan ini merupakan komitmen MIN 3 Bantul dalam membekali siswa dengan fondasi spiritual yang kuat. Penggunaan waktu luang untuk kegiatan positif diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, religius, dan memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.
Dengan bimbingan berkelanjutan dari para pengajar profesional, diharapkan para siswa MIN 3 Bantul tidak hanya unggul dalam bidang akademik formal, tetapi juga mampu menjadi generasi yang berakhlakul karimah serta fasih dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari orang tua murid, yang melihat adanya kemajuan signifikan dalam kemampuan bacaan Al-Qur’an anak-anak mereka berkat dedikasi para pengajar di Pondok Pesantren Adh-Dhuha. (Agassa)




