
Bantul – Suasana ruang kelas 4 MIN 3 Bantul tampak berbeda hari ini. Bukan sekadar teori di atas kertas, para siswa diajak langsung memperagakan tata cara shalat sunnah dalam kegiatan pembelajaran Fikih berbasis praktik pada materi Shalat Tahajud.
Kegiatan yang dipandu oleh guru pengampu, Ahmad Agus Salim, ini bertujuan agar siswa tidak hanya menghafal niat dan bacaan, tetapi juga memahami esensi serta tata urutan ibadah malam tersebut dengan benar.
Menurut Ahmad Agus Salim, pembelajaran berbasis praktik sangat efektif untuk anak usia sekolah dasar. “Anak-anak kelas 4 berada pada fase di mana mereka lebih cepat menyerap ilmu melalui gerakan dan simulasi. Dengan mempraktikkan langsung, mereka jadi tahu kapan waktu yang tepat melaksanakan Tahajud dan bagaimana tata cara sujud serta doa yang khusyuk,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Pihak madrasah berharap melalui materi ini, para siswa memiliki bekal spiritual yang kuat. Pembelajaran Fikih di MIN 3 Bantul memang terus didorong untuk lebih interaktif agar ibadah tidak dianggap sebagai beban, melainkan kebutuhan yang menyenangkan.
Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap instruksi. Beberapa siswa bahkan mengaku ingin mencoba mempraktikkannya sendiri di rumah dengan bantuan orang tua. (Agassa)




