
Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul kembali menggelar program rutin “Madrasah Mengaji”. Dalam sesi terbaru kali ini, seluruh civitas akademika mendalami materi Hadits ke-11 dari Kitab Arbain Nawawi yang menekankan pada prinsip meninggalkan keraguan dalam hidup.
Kegiatan yang diikuti oleh guru, pegawai, dan siswa ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat karakter religius di lingkungan madrasah. Melalui pemanfaatan teknologi, materi kajian juga dibagikan melalui website resmi dan kanal media sosial madrasah agar dapat diakses oleh orang tua siswa di rumah.
Pesan Kepala Madrasah: Tinggalkan yang Ragu
Kepala MIN 3 Bantul menekankan bahwa inti dari Hadits ke-11, yakni “Tinggalkanlah apa yang meragukanmu menuju apa yang tidak meragukanmu,” bukan sekadar teori hafalan, melainkan panduan praktis untuk membangun kejujuran dan ketenangan batin.
”Hadits ini memiliki kekuatan luar biasa jika kita terapkan bersama. Tidak hanya di lingkungan madrasah, tapi juga sangat relevan dipraktikkan dalam lingkungan keluarga dan kehidupan sehari-hari,” ungkap beliau.
Penerapan Nyata di Tiga Lingkungan
Dalam sosialisasinya, pihak madrasah merincikan bagaimana Hadits ke-11 ini dapat diimplementasikan:
- Lingkungan Madrasah: Menanamkan kejujuran pada siswa dalam mengerjakan tugas dan berperilaku sesuai aturan tanpa keraguan.
- Lingkungan Keluarga: Menjadi landasan bagi orang tua dalam mendidik anak untuk selalu memilih jalan yang halal dan jelas keberkahannya.
- Kehidupan Sehari-hari: Membentuk pribadi yang tegas dalam mengambil keputusan dan menjauhi hal-hal yang bersifat syubhat (samar).
Melalui publikasi di media digital, MIN 3 Bantul berharap program mengaji ini menciptakan sinergi yang kuat antara madrasah dan rumah, sehingga pembentukan akhlak anak menjadi lebih konsisten dan berkelanjutan.




