Bantul – Bulan Ramadhan menjadi momentum emas bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul untuk memperkuat karakter religius siswanya. Melalui program pembiasaan ibadah, seluruh siswa diinstruksikan untuk melaksanakan Shalat Dhuha berjamaah sebelum memulai aktivitas belajar di kelas.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi dengan alokasi waktu khusus sekitar 30 menit. Keheningan pagi di madrasah berubah menjadi suasana khidmat saat para siswa mulai merapatkan barisannya untuk bersujud sebelum menerima materi pelajaran.

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Shalat Dhuha di kelas 2 A. Di bawah bimbingan Guru Kelas, Moh. Fadlan, para siswa tidak hanya sekadar makmum, tetapi juga dilatih untuk berani menjadi imam secara bergantian.

Moh. Fadlan menjelaskan bahwa keterlibatan siswa sebagai imam merupakan langkah strategis untuk membangun rasa percaya diri sejak dini.

“Kami menjadwalkan siswa untuk menjadi imam secara bergilir. Tujuannya agar mereka memiliki kesiapan mental dan spiritual saat nantinya terjun dan berperan langsung di tengah masyarakat,” ujar Fadlan di sela-sela pendampingannya.

Dengan adanya pembiasaan ini, diharapkan ibadah Shalat Dhuha tidak hanya menjadi rutinitas selama bulan Ramadhan saja, melainkan menjadi gaya hidup (lifestyle) bagi para siswa bahkan setelah bulan suci berakhir. (Agassa)