Bantul – Suasana pagi di bulan Ramadan tak menyurutkan semangat para siswi kelas Takhosus MIN 3 Bantul. Sebaliknya, momen suci ini justru menjadi pemacu adrenalin spiritual mereka untuk memperdalam interaksi dengan Al-Qur’an.

Sejak pukul 07.00 WIB, nampak derap langkah riang para siswi berpakaian bersih dan rapi menyusuri koridor madrasah menuju musholla. Dengan membawa mushaf di tangan, mereka bergegas untuk mengikuti kegiatan Tahfidz Pagi, sebuah program unggulan yang tetap menjadi prioritas meski dalam kondisi berpuasa.

Tradisi Menjaga Kalam Ilahi

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Di dalam musholla yang sejuk, para siswi duduk berkelompok (halaqah) untuk melakukan:

  • Murojaah: Mengulang hafalan yang sudah dimiliki agar tetap terjaga.

  • Ziyadah: Menambah setoran hafalan baru di bawah bimbingan ustadzah.

  • Tahsin: Memperbaiki kualitas bacaan tajwid agar sesuai kaidah.

Antusiasme di Tengah Dahaga

Wajah-wajah ceria nampak jelas saat mereka saling menyimak bacaan satu sama lain. Maftuchah, salah seorang guru pendamping mengungkapkan bahwa antusiasme tahun ini terasa lebih besar.

“Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru di bulan Ramadan, setiap huruf Al-Qur’an yang mereka hafalkan pahalanya berlipat ganda. Kami bangga melihat anak-anak berebut posisi paling depan di musholla untuk setor hafalan,” ujarnya.

Semangat para siswi Takhosus ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar MIN 3 Bantul untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan prestasi, bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. (Agassa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terkait