
Bantul (MIN 3 Bantul) — Dalam rangka mematangkan kesiapan kognitif dan mental peserta didik menghadapi agenda evaluasi asesmen standar kompetensi, kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul menyelenggarakan kegiatan pengayaan intensif melalui analisis dan bedah soal Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) periode sebelumnya. Agenda bimbingan akademik ini dipandu langsung oleh guru kelas, Hajar Utami, S.Pd., bertempat di ruang kelas 6.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian belajar, mendiagnosis indikator kompetensi yang belum terkuasai secara optimal, serta merumuskan strategi pemecahan masalah (problem-solving) yang lebih sistematis. Melalui pendekatan analisis berbasis item (item analysis), peserta didik diajak menelaah secara kritis konstruksi soal, tingkat kesulitan stimulus, serta pola distraktor pada opsi jawaban yang kerap memicu kekeliruan konseptual.
Hajar Utami, S.Pd., menjelaskan bahwa pembahasan komprehensif atas instrumen evaluasi sebelumnya menjadi instrumen penting untuk memetakan disparitas pemahaman materi antar-siswa.
“Refleksi berbasis data hasil evaluasi terdahulu memungkinkan peserta didik mengenali letak kelemahan analitis masing-masing, sekaligus memperkuat daya nalar kritis terhadap variasi butir soal yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS),” papar Hajar Utami di sela-sela sesi pembelajaran.
Interaksi pedagogis yang terbangun selama sesi bedah soal berlangsung secara dua arah. Peserta didik secara aktif mempresentasikan alur logika penyelesaian soal di depan kelas, mendiskusikan alternatif formula, serta mengidentifikasi kata kunci (keywords) pada stimulus literasi dan numerasi.
Langkah proaktif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efikasi diri dan kesiapan teknis siswa kelas 6 menjelang pelaksanaan TKA mendatang, tetapi juga mendorong tercapainya standardisasi mutu lulusan MIN 3 Bantul yang unggul secara akademis dan berdaya saing. (agassa)




