Bantul — Suasana semarak dan penuh antusiasme menyelimuti Aula MIN 3 Bantul saat digelarnya Lomba Cerdas Cermat Berbasis Digital menggunakan platform interaktif Kahoot. Ajang kompetisi akademik yang memadukan wawasan sejarah dan kecakapan teknologi ini diikuti oleh para peserta didik kelas 5 dan 6.
Sebanyak 13 tim berlaga memperebutkan gelar juara, di mana setiap tim beranggotakan tiga orang siswa. Menariknya, seluruh tim menggunakan nama-nama pahlawan nasional Indonesia, seperti Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Haji Agus Salim, R.A. Kartini, hingga K.H. Wahid Hasyim, sebagai bentuk penanaman nilai-nilai patriotisme sejak dini.
Materi kompetisi dirancang secara komprehensif, menguji pemahaman peserta seputar:
Sejarah Kemerdekaan Indonesia: Perjuangan para tokoh bangsa dan peristiwa penting kemerdekaan.
Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW: Sirah Nabawiyah dan tonggak sejarah Islam.
Koordinator lomba, Diana Fitri Umami dan Hajar Utami, mengungkapkan bahwa pemanfaatan aplikasi Kahoot bertujuan menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif, transparan, dan menyenangkan bagi anak-anak melalui format kuis digital secara waktu nyata (real-time).
Setelah persaingan poin yang berlangsung ketat dan sengit di setiap babak, Tim Wahid Hasyim dari kelas 6A keluar sebagai juara pertama berkat kecepatan dan ketepatan dalam menjawab setiap butir pertanyaan. (Agassa)





