
Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti MIN 3 Bantul dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu cabang perlombaan yang menarik perhatian dan sarat nilai kearifan lokal adalah lomba Sesorah (pidato berbahasa Jawa).
Ajang lomba sesorah ini digelar sebagai langkah konkret madrasah dalam nguri-nguri (merawat dan melestarikan) budaya Jawa di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk tidak hanya cakap berkomunikasi di depan umum, tetapi juga mencintai, memahami, dan mempraktikkan tata krama serta unggah-ungguh basa Jawa yang santun sejak dini.
Pelaksanaan lomba sesorah dinilai langsung oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya, yaitu Sariman dan Muh. Fahrul. Penilaian menitikberatkan pada beberapa aspek penting, antara lain:
Wicara: Kefasihan pelafalan, artikulasi, dan ketepatan intonasi bahasa Jawa.
Wirama: Irama, tempo, serta penjiwaan saat menyampaikan pidato.
Wiraga: Sikap tubuh, gestur, dan ekspresi yang mencerminkan kesantunan budaya Jawa.
Wirasa: Keselarasan isi materi pidato dengan tema peringatan kemerdekaan dan keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW.
Para peserta tampil penuh percaya diri dengan busana tradisional yang rapi, membawakan materi sesorah yang bertema semangat nasionalisme dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap kebudayaan daerah sekaligus membentuk karakter siswa MIN 3 Bantul yang religius, berjiwa nasionalis, dan berbudaya luhur. (Agassa)




