Bantul (MIN 3 Bantul) Gugus Depan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul sukses menutup rangkaian kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) Tahun 2026. Upacara penutupan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini dipimpin langsung oleh Bapak Ahmad Agus Salim, S.Pd., Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MIN 3 Bantul yang baru saja menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara 2 Guru Inspiratif Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan Perjusa yang dilaksanakan selama dua hari satu malam ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta didik. Berbagai agenda kepramukaan yang mendidik, menantang, dan menyenangkan telah sukses dilatihkan untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta karakter gotong royong para siswa.

Dalam amanatnya saat memimpin apel penutupan, Ahmad Agus Salim menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mensukseskan acara. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan yang didapatkan selama perkemahan harus terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.

“Pramuka adalah wadah pembentukan karakter bangsa. Apa yang kalian pelajari dan lalui selama dua hari ini—mulai dari kemandirian, kerja sama tim, hingga ketangguhan—merupakan bekal berharga untuk menjadi generasi masa depan yang inspiratif dan berakhlakul karimah,” ujar beliau di hadapan ratusan peserta perkemahan.

Puncak acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada regu-regu berprestasi yang berhasil menjadi yang terbaik dalam berbagai cabang kegiatan dan lomba yang diselenggarakan selama perkemahan berlangsung. Suasana meriah dan rasa bangga tampak terpancar dari wajah para peserta saat regu mereka dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan.

Dengan berakhirnya apel penutupan ini, rangkaian Perjusa MIN 3 Bantul 2026 resmi ditutup. Kegiatan ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam serta membakar semangat peserta didik untuk terus menorehkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. (Agassa)