
Bantul (MIN 3 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan dasar di Bantul. Tsabbit, seorang siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul, berhasil mencuri perhatian melalui karya seni kriya yang terinspirasi dari keriuhan pasar malam. Kini, ia tengah bersiap membawa karyanya tersebut untuk berlaga di ajang bergengsi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Dari Ikon Pasar Malam Menuju Panggung Nasional
Bagi masyarakat sekitar, permainan kora-kora di pasar malam mungkin hanyalah wahana hiburan biasa. Namun, di mata Tsabbit, kora-kora adalah sebuah objek seni yang penuh detail dan dinamika. Melalui ketekunan dan imajinasi yang tinggi, ia berhasil mereplika wahana tersebut menjadi miniatur yang estetik sekaligus fungsional.
Karya ini tidak hanya menarik perhatian warga sekolah, tetapi juga menjadi ikon kreativitas yang membawa Tsabbit melangkah ke tingkat perlombaan yang lebih tinggi. Detail pada miniatur tersebut—mulai dari struktur tiang penyangga, detail kursi penumpang, hingga mekanisme gerak—menunjukkan tingkat ketelitian yang luar biasa untuk ukuran siswa kelas 5 sekolah dasar.
Persiapan Matang Menuju FLS3N
Menjelang perhelatan FLS3N, Tsabbit tidak sekadar mengandalkan bakat alaminya. Ia bersama dengan bimbingan guru pendamping di MIN 3 Bantul terus mematangkan konsep dan kekuatan narasi dari karyanya. Ajang FLS2N menuntut lebih dari sekadar keindahan visual; para peserta juga dituntut untuk mampu menjelaskan filosofi dan proses kreatif di balik karya yang dihasilkan.
“Tsabbit adalah contoh bagaimana kepekaan terhadap lingkungan sekitar bisa diubah menjadi karya seni yang bernilai tinggi. Kami sangat bangga ia terpilih mewakili sekolah di FLS3N,” ujar Fitaria, salah satu guru pembimbing di MIN 3 Bantul.
Harapan dan Semangat Juara
Keikutsertaan Tsabbit dalam FLS3N diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani mengeksplorasi minat dan bakat mereka di bidang seni kriya. Dengan mengusung miniatur kora-kora sebagai karya andalan, Tsabbit kini fokus untuk menampilkan performa terbaiknya.
Seluruh sivitas akademika MIN 3 Bantul memberikan dukungan penuh, berharap agar Tsabbit dapat meraih prestasi maksimal dan membawa pulang gelar juara. Langkahnya di FLS3N tahun ini menjadi bukti nyata bahwa dengan dedikasi dan kreativitas, siswa madrasah mampu bersaing dan mengukir prestasi di kancah nasional. (Agassa)




