Bantul (MIN 3 Bantul) – Ada pemandangan yang berbeda dan menyentuh hati di MIN 3 Bantul pada hari pembagian raport semester ini. Koridor madrasah yang biasanya didominasi oleh kehadiran para ibu, kini dipenuhi oleh sosok-sosok tangguh para ayah. Mereka hadir secara khusus untuk menyukseskan program inovatif GEMAR atau Gerakan Ayah Mengambil Raport.

​Program GEMAR ini digaungkan oleh MIN 3 Bantul bukan tanpa alasan. Kehadiran para ayah ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan anak bukanlah tugas tunggal seorang ibu, melainkan sebuah tanggung jawab bersama antara pihak madrasah dan kedua orang tua.

Ayah: Tiang Keluarga dan Panutan Anak

​Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah dalam momen-momen penting sekolah akan memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi perkembangan anak.

​”Ayah merupakan sosok yang menjadi tiang dalam keluarga, serta panutan utama bagi anak-anaknya. Ketika seorang ayah meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk mengambil raport, anak akan merasa sangat dihargai dan didukung penuh dalam proses belajarnya,” ungkapnya.

​Melalui gerakan GEMAR ini, madrasah ingin membangun ruang komunikasi yang lebih intens antara guru kelas dan para ayah. Dalam sesi pengambilan raport, para ayah tidak hanya menerima lembar hasil belajar, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai perkembangan karakter, bakat, serta evaluasi belajar anak selama satu semester.

Antusiasme Tinggi dan Harapan Masa Depan

​Antusiasme para ayah dalam menyambut gerakan ini terbilang luar biasa. Banyak dari mereka yang sengaja meluangkan waktu di sela-sela jam kerja demi bisa hadir langsung di madrasah.

​Dengan suksesnya gerakan GEMAR ini, MIN 3 Bantul berharap momentum ini dapat terus terjaga. Pendidikan yang sukses lahir dari kolaborasi yang harmonis, dan kehadiran sang ayah adalah salah satu kunci utama dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter, cerdas, dan berakhlakul karimah. (Agassa)