Bantul (MIN 3 Bantul) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul, Subarniyati, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang melanda gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta baru-baru ini.

​Ungkapan simpati tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas antar instansi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Subarniyati berharap agar keluarga besar MAN 2 Yogyakarta diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, serta proses pemulihan fasilitas pendidikan dapat segera teratasi.

Pentingnya Kewaspadaan Ekstra

​Selain menyampaikan belasungkawa atas kerugian materiil yang terjadi, Subarniyati juga menekankan pentingnya evaluasi sistem keamanan gedung sekolah bagi seluruh pengelola madrasah. Menurutnya, aspek keselamatan bangunan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa terulang.

​”Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara kami di MAN 2 Yogyakarta. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan teliti dalam menjaga aset negara,” ujar Subarniyati.

Himbauan Keamanan Menjelang Libur

​Secara khusus, beliau mengingatkan agar seluruh pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki masa liburan sekolah. Kondisi gedung yang kosong seringkali menjadi titik rawan jika tidak dipantau dengan ketat.

​Beberapa poin imbauan yang ditekankan antara lain:

  • Pengecekan Kelistrikan: Memastikan semua aliran listrik yang tidak diperlukan dalam keadaan mati guna menghindari arus pendek (korsleting).
  • Koordinasi Penjaga Sekolah: Meningkatkan intensitas patroli keamanan selama area sekolah tidak ada aktivitas KBM.
  • Pengecekan Sarana Damkar: Memastikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan sekolah selalu dalam kondisi siap pakai.

​”Keamanan gedung adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita lebih berhati-hati dan memastikan prosedur keamanan dijalankan dengan disiplin, terutama di masa libur panjang mendatang,” Ujar Kepala yang juga guru mengaji ini. (Agassa)