Bantul – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola aset negara, Kepala Tata Usaha (KTU) MIN 3 Bantul, Surata, bersama Tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) resmi menyelesaikan pengisian data inventaris madrasah ke dalam aplikasi SIM Sarpras, Kamis (30/01/2026).

​Langkah ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang milik negara (BMN) secara digital.

Proses Sinkronisasi dan Detail Inventaris

​Proses pengisian yang berlangsung selama beberapa hari terakhir ini melibatkan pendataan ulang seluruh aset, mulai dari:

  • Gedung dan Ruang Belajar: Pembaruan status fisik bangunan.
  • Mebelair: Inventarisasi meja, kursi, dan lemari kelas.
  • Perangkat Teknologi: Pendataan komputer, proyektor, dan alat peraga edukatif.
  • Lahan Madrasah: Validasi luas dan legalitas tanah.

Pernyataan KTU MIN 3 Bantul

​Surata menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan pengisian data ini sangat krusial. Menurutnya, data yang akurat di aplikasi SIM Sarpras akan mempermudah madrasah dalam mengajukan bantuan rehabilitasi maupun pengadaan fasilitas baru di masa mendatang.

​”Kami ingin memastikan bahwa setiap aset yang dimiliki MIN 3 Bantul tercatat dengan baik secara sistem. Dengan selesainya pengisian ini, perencanaan pengembangan madrasah akan jauh lebih terukur karena berbasis data riil,” ujar Surata di ruang kerjanya.

Sinergi Tim Sarpras

​Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras Tim Sarpras yang melakukan cek fisik langsung di lapangan sebelum diinput ke sistem. Sinergi antara bagian administrasi dan teknis memastikan tidak ada data ganda atau aset yang terlewatkan.

​Dengan tuntasnya pengisian ini, MIN 3 Bantul siap menyongsong audit internal maupun eksternal dengan administrasi sarana prasarana yang jauh lebih rapi dan modern. (Agassa)