Bantul — MIN 3 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kesehatan peserta didik sejak usia dini. Madrasah ini menggelar kegiatan pengenalan dan pelatihan tata cara menyikat gigi yang baik dan benar khusus bagi siswa kelas 1 dan 2, bertempat di lingkungan madrasah.

Kegiatan edukatif ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Nutrition Goes To School (NGTS), Muslikhah, S.Pd.I  dengan didukung penuh oleh Tim Guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MIN 3 Bantul. Pelatihan ini dirancang interaktif agar para siswa dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui metode yang menyenangkan.

Dalam arahannya, Muslikhah menyampaikan bahwa pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat, khususnya merawat kesehatan gigi, harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak usia kelas 1 berada dalam masa peralihan gigi susu ke gigi tetap, sehingga pemeliharaan kebersihan mulut memegang peranan krusial bagi kesehatan mereka ke depan.

“Kesehatan gigi adalah jendela kesehatan tubuh secara keseluruhan. Melalui program NGTS dan kolaborasi bersama Tim UKS, kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya tahu kapan harus sikat gigi, tetapi benar-benar menguasai teknik yang tepat agar terhindar dari gigi berlubang,” ujar Muslikhah di sela-sela kegiatan.

Praktik Langsung dengan Peraga

Acara tidak hanya diisi dengan penyuluhan teoretis, tetapi juga praktik langsung. Dibantu oleh Tim Guru UKS, para siswa kelas 1 diajak mempraktikkan gerakan menyikat gigi menggunakan replika gigi (phantom) dan sikat gigi masing-masing.

Anak-anak tampak antusias mengikuti instruksi urutan menyikat gigi yang benar:

  • Mulai dari bagian depan gigi,

  • Permukaan kunyah bagian atas dan bawah,

  • Hingga bagian dalam gigi yang sering terlewat.

Selain teknik gerakan memutar dan vertikal (bukan horizontal), para guru juga mengajarkan durasi menyikat gigi yang ideal, yaitu selama dua menit, serta waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya, yakni pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

Apresiasi dari Pihak Madrasah dan Orang Tua

Wali kelas 1 serta para guru UKS menyambut baik pelaksanaan program ini. Diharapkan, melalui pelatihan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan ini, para siswa dapat secara mandiri menerapkan kebiasaan baik tersebut di rumah masing-masing, menjadikan sikat gigi sebagai bagian dari rutinitas harian yang menyenangkan, bukan sebuah kewajiban yang membosankan. (Agassa)