Dalam kegiatan pembelajaran kali ini, para siswa diajak untuk mengenal dan memahami berbagai macam bentuk bangun datar melalui praktik langsung, yakni menggunting dan menempel kertas menjadi bentuk-bentuk kreasi yang mereka sukai.
“Pembelajaran berbasis praktik langsung seperti ini sangat efektif untuk membangun pemahaman konsep matematika sekaligus melatih motorik halus anak. Melalui kegiatan menggunting dan menempel, anak-anak dapat membedakan bentuk bangun datar secara nyata sekaligus menyalurkan imajinasi kreatif mereka,” ujar Maryati, S.Pd.I. di sela-sela kegiatan pembelajaran.
Sejak aba-aba diberikan, kelas langsung riuh dengan semangat positif. Anak-anak tampak sibuk memegang gunting dan kertas warna-warni. Berbekal bentuk-bentuk dasar bangun datar seperti persegi, persegipanjang, segitiga, dan lingkaran, mereka merangkainya kembali menjadi beragam bentuk unik favorit mereka, mulai dari bentuk rumah, kendaraan, hewan, hingga bunga.
Kegiatan ini tidak hanya melatih ketelitian dan konsentrasi siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri saat mereka berhasil menciptakan karya seni dari potongan-potongan geometri sederhana.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan ini, MIN 3 Bantul terus berkomitmen untuk menghadirkan iklim belajar yang inspiratif. Diharapkan, para siswa kelas 2B tidak hanya menguasai materi akademik secara kognitif, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan mencintai proses belajar di madrasah. (Agassa)