Pada sesi pembelajaran perdana ini, Praptap memilih metode pembelajaran berbasis permainan tradisional dan interaktif, salah satunya adalah permainan “Jaga Bola”. Pilihan ini dinilai sangat tepat untuk mencairkan suasana bagi siswa yang baru kembali ke sekolah setelah libur panjang, sekaligus mengembalikan kebugaran jasmani mereka.
Kombinasi Gerakan Motorik dan Keceriaan Siswa
Menurut Praptap Kurniawan, pemilihan permainan jaga bola didasari oleh kebutuhan siswa di awal tahun ajaran agar tidak langsung terbebani dengan latihan fisik yang kaku atau berat. Melalui permainan ini, para siswa diajak untuk aktif bergerak secara alami tanpa merasa sedang berolahraga berat.
“Awal tahun ajaran baru harus disambut dengan kegembiraan. Kami ingin anak-anak merasa bahwa pelajaran PJOK di MIN 3 Bantul itu seru dan dinamis. Permainan jaga bola ini tidak hanya membuat tubuh bergerak aktif agar sehat dan bugar, tetapi juga melatih kelincahan, kecepatan reaksi, serta konsentrasi,” ujar Praptap di sela-sela kegiatan pembelajaran.
Manfaat Permainan Jaga Bola bagi Siswa MIN 3 Bantul
Permainan jaga bola melibatkan unsur kerja sama tim, ketangkasan, dan strategi kelompok. Beberapa manfaat utama dari materi praktik ini antara lain:
-
Menstimulasi Kebugaran Jasmani: Siswa berlari, melompat, dan mengelak, sehingga sistem kardiovaskular dan otot mereka terstimulasi dengan baik.
-
Melatih Kerja Sama Tim: Siswa belajar berkomunikasi dan menyusun strategi bersama teman sekelompok untuk mempertahankan bola atau menjaga area permainan.
-
Membangun Suasana Positif: Gelak tawa dan interaksi interaktif antarsiswa membantu mempererat keakraban, terutama bagi siswa yang baru naik kelas atau beradaptasi dengan lingkungan madrasah.
Komitmen MIN 3 Bantul dalam Pembelajaran Interaktif
Pihak madrasah menyambut baik inovasi pembelajaran yang diberikan oleh guru PJOK tersebut. Langkah ini sejalan dengan komitmen MIN 3 Bantul untuk terus menghadirkan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang ramah anak, kreatif, dan menyeimbangkan kesehatan fisik serta mental siswa.
Dengan awalan yang menyenangkan ini, diharapkan para siswa MIN 3 Bantul memiliki motivasi tinggi, tubuh yang sehat, serta siap mengikuti seluruh rangkaian proses pembelajaran sepanjang tahun ajaran baru dengan penuh prestasi. (Agassa)