
Bantul (MIN 3 Bantul) – Menanamkan karakter dan pondasi yang kuat pada anak usia dini bukanlah perkara mudah. Namun, bagi Maryati, guru kelas 2 B di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul, tantangan tersebut adalah misi utama yang ia jalani dengan penuh komitmen setiap hari.
Di kalangan siswa dan rekan sejawat, Maryati dikenal sebagai sosok pendidik yang disiplin dan tegas. Ketegasan ini bukan tanpa alasan; ia percaya bahwa menyusun pondasi karakter, mental, dan akademik yang kokoh harus dimulai sejak dini, khususnya di kelas-kelas awal sekolah dasar.
”Ketegasan itu bentuk kasih sayang. Anak-anak usia kelas 2 membutuhkan arahan yang jelas agar mereka memiliki kebiasaan yang baik dan struktur berpikir yang kuat untuk jenjang berikutnya,” ungkap salah satu rekan sejawatnya.
Kehangatan di Momen Penerimaan Raport
Menariknya, ketegasan Maryati di dalam kelas berpadu sempurna dengan keramahannya saat berhadapan dengan orang tua siswa. Pemandangan ini terlihat jelas dalam momen pembagian raport semester baru-baru ini.
Maryati tampak mencairkan suasana dengan membangun komunikasi yang sangat hangat dan interaktif bersama para wali murid. Ia tidak hanya membagikan angka, tetapi juga mendengarkan keluh kesah, berdiskusi, dan memberikan solusi dua arah demi perkembangan sang anak. Bagi Maryati, sinergi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah adalah kunci utama keberhasilan pendidikan.
Pribadi yang Energik: Gemar Menyanyi dan Berolahraga
Di balik jubah profesionalnya sebagai guru, Maryati adalah pribadi yang sangat dinamis dan menyenangkan. Ia memiliki hobi menyanyi dan berolahraga—dua aktivitas yang diakuinya menjadi rahasia agar tetap bugar dan awet muda.
- Menyanyi: Menjadi media bagi Maryati untuk melepas penat, bahkan sesekali ia manfaatkan untuk menghidupkan suasana kelas agar siswa tidak bosan.
- Olahraga: Menjaga fisiknya tetap prima dan energik demi menghadapi dinamika mengajar anak-anak setiap harinya.
Kombinasi antara kedisiplinan yang tinggi, kemampuan komunikasi yang hangat, serta pembawaannya yang ceria membuat Maryati menjadi salah satu sosok guru teladan yang dicintai sekaligus dihormati di lingkungan MIN 3 Bantul. (Agassa)




