
Bantul (MIN 3 Bantul). Suasana halaman MIN 3 Bantul tampak berbeda dan penuh warna pada Selasa pagi ini. Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026, keluarga besar madrasah menggelar “Gebyar Hari Kartini” yang diisi dengan berbagai rangkaian acara kreatif, dengan sorotan utama pada lomba Fashion Show yang diikuti oleh perwakilan putra dan putri dari setiap kelas.
Berbeda dengan ajang peragaan busana pada umumnya, lomba di MIN 3 Bantul ini memberikan tantangan lebih bagi para siswa. Penilaian tidak hanya didasarkan pada estetika busana adat atau kreasi batik yang dikenakan, tetapi juga mencakup aspek pengembangan karakter serta kemampuan komunikasi (retorika) dalam menyampaikan pesan motivasi.
Bukan Sekadar Tampil, Tapi Berani Bersuara
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa tujuan utama dari kriteria penilaian yang unik ini adalah untuk meneladani sosok R.A. Kartini yang dikenal cerdas, kritis, dan berani mengutarakan gagasan.
“Kami ingin siswa tidak hanya pandai mematut diri dengan busana tradisional, tetapi juga mampu menjadi Kartini dan Kartono masa kini yang berani bicara. Di atas panggung, setiap peserta diwajibkan menyampaikan satu kalimat motivasi atau pesan inspiratif dengan lantang dan penuh percaya diri,” ujar perwakilan panitia di sela-sela acara.
Kriteria Penilaian yang Menantang
Para juri yang terdiri dari dewan guru menilai para peserta berdasarkan tiga pilar utama:
-
Busana: Kreativitas, kerapian, dan kesesuaian dengan tema budaya nusantara.
-
Karakter: Cara berjalan (catwalk), ketenangan, serta pembawaan diri yang mencerminkan etika dan sopan santun.
-
Komunikasi & Motivasi: Kejelasan artikulasi, intonasi suara, dan kedalaman pesan motivasi yang disampaikan kepada penonton.
Para siswa tampak antusias saat berlenggak-lenggok di atas panggung darurat yang disulap menjadi catwalk. Tidak sedikit siswa yang memberikan pesan-pesan menggugah, seperti pentingnya menuntut ilmu bagi perempuan dan laki-laki, hingga ajakan untuk menjaga semangat persatuan di sekolah.
Mendorong Kepercayaan Diri Sejak Dini
Kegiatan ini disambut hangat oleh para wali murid dan siswa. Kepala MIN 3 Bantul memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi seluruh siswa. Menurutnya, acara ini merupakan langkah nyata madrasah dalam membangun kepercayaan diri siswa di depan umum (public speaking) serta menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari.
“Melihat keberanian anak-anak kita berbicara di depan umum dengan balutan busana daerah, ini adalah bentuk apresiasi kita terhadap budaya sekaligus upaya membentuk karakter pemimpin masa depan yang berani dan berakhlakul karimah,” ungkap Kepala MIN 3 Bantul.
Gebyar Hari Kartini di MIN 3 Bantul tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, melainkan menjadi momentum bagi para siswa untuk terus berkreasi dan memupuk rasa percaya diri dalam mengekspresikan pemikiran positif bagi lingkungan madrasah. (Agassa)




