Bantul (MIN 3 Bantul) – Ruang perpustakaan di MIN 3 Bantul kini menjelma menjadi pusat aktivitas yang paling diminati oleh para siswa. Bukan sekadar tempat menyimpan buku, perpustakaan sekolah tersebut kini menjadi magnet bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu luang dengan membaca dan menggali pengetahuan baru.

Pemandangan ini terlihat jelas setiap hari, terutama saat jam istirahat. Siswa-siswi dari berbagai jenjang kelas tampak antusias memadati area baca, memilih buku cerita, ensiklopedia, hingga buku pengetahuan umum. Fasilitas yang ditata dengan nyaman dan koleksi buku yang terus diperbarui menjadi kunci utama tingginya minat baca di lingkungan madrasah ini.

Ayu Kusuma, petugas perpustakaan MIN 3 Bantul, mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan budaya membaca di kalangan siswa. Menurutnya, antusiasme anak-anak dalam mencari informasi di luar materi kelas merupakan sinyal positif bagi perkembangan literasi sekolah.

“Saya sangat senang melihat antusiasme anak-anak setiap harinya. Hampir tidak pernah sepi, perpustakaan selalu dipenuhi siswa yang ingin membaca di tempat atau sekadar meminjam buku untuk dibawa pulang. Ini membuktikan bahwa rasa ingin tahu mereka sangat tinggi, dan kami di perpustakaan berupaya maksimal untuk menyediakan bacaan yang sesuai dan menarik bagi mereka,” ujar Ayu saat ditemui di sela-sela melayani siswa.

Ayu menambahkan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai gudang buku, tetapi juga sebagai ruang kreatif bagi siswa. Dengan suasana yang tenang dan fasilitas yang memadai, anak-anak merasa nyaman untuk berlama-lama menekuni bacaan mereka. Ia juga rutin melakukan literasi dasar, seperti membantu siswa memilih buku yang sesuai dengan usia dan minat mereka.

Peningkatan geliat literasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi para siswa MIN 3 Bantul dalam meraih prestasi akademik maupun non-akademik. Dengan pembiasaan membaca sejak dini, diharapkan karakter pembelajar sepanjang hayat dapat tumbuh dengan baik di sekolah tersebut.

Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas perpustakaan agar tetap relevan dan mampu menjadi “jendela dunia” bagi seluruh siswa dalam mencapai cita-cita mereka. (Agassa)