
Bantul – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul menggelar rangkaian kegiatan religius dalam rangka memperingati Malam Nisyfu Sya’ban. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru, staf, dan siswa ini bertujuan untuk memperkuat karakter spiritual dan memupuk nilai-nilai luhur di lingkungan madrasah.
1. Refleksi dan Pembersihan Diri
Momen Nisyfu Sya’ban yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban dimaknai sebagai titik pergantian buku amal. Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ajang bagi siswa untuk belajar berinstrospeksi.
”Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap perbuatan ada catatannya. Malam Nisyfu Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk memohon ampunan dan memperbaiki niat sebelum memasuki gerbang Ramadhan,” ungkapnya.
2. Implementasi Nilai di Lingkungan Madrasah
Penerapan nilai religiusitas ini diwujudkan melalui beberapa kegiatan utama:
- Pembacaan Surah Yasin Tiga Kali: Dilakukan bersama dengan niat memohon panjang umur dalam ketaatan, dijauhkan dari marabahaya, serta kemantapan iman.
- Doa Bersama: Guru dan siswa mendoakan kebaikan bagi orang tua, kelancaran proses belajar mengajar, serta keberkahan bagi bangsa.
- Penguatan Karakter “Maaf-memaafkan”: Siswa diajarkan untuk saling melepaskan ganjalan hati antar teman, menciptakan atmosfer belajar yang harmonis.
3. Dampak Positif bagi Siswa
Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Melalui pembiasaan ini, nilai-nilai seperti kejujuran, rendah hati, dan ketaatan beribadah diharapkan menjadi budaya yang melekat (habituasi) di MIN 3 Bantul.
Dengan semangat Nisyfu Sya’ban, MIN 3 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak generasi madrasah yang “Mandiri dan Berprestasi” namun tetap berpijak pada fondasi agama yang kuat. Semangat pembersihan diri ini menjadi modal utama dalam menyambut bulan puasa dengan hati yang bersih dan penuh suka cita.




