Bantul (MIN 3 Bantul) – Upaya menumbuhkan budaya baca sejak dini terus digalakkan oleh MIN 3 Bantul. Pada hari ini, siswa kelas 2 B mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis literasi yang inovatif. Tak sekadar membaca buku, para siswa juga mulai diperkenalkan dengan sistem teknologi perpustakaan melalui penggunaan barcode.

​Di bawah bimbingan guru kelas, Moh. Fadlan, kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan siswa berinteraksi dengan perpustakaan serta mempermudah proses administrasi peminjaman buku secara digital.

​Pembelajaran yang Menyenangkan

​Kegiatan diawali dengan sesi literasi di mana siswa dibebaskan memilih buku bacaan yang mereka sukai. Moh. Fadlan menekankan bahwa literasi bukan hanya soal mengeja kata, melainkan memahami isi bacaan dan merasa nyaman berada di lingkungan perpustakaan.

​Pengenalan Teknologi Barcode

​Hal yang menarik dalam sesi kali ini adalah pengenalan kartu perpustakaan berbasis barcode. Moh. Fadlan memberikan simulasi langsung bagaimana sebuah kode unik dapat menyimpan data peminjam dan judul buku.

​”Kami ingin anak-anak tidak gagap teknologi. Dengan mengenalkan barcode sejak kelas 2, mereka belajar bahwa teknologi hadir untuk mempermudah aktivitas kita, termasuk saat ingin meminjam buku favorit mereka,” ujar Moh. Fadlan di sela-sela kegiatan.

​Antusiasme terlihat jelas di wajah para siswa. Banyak dari mereka yang merasa kagum saat melihat nama mereka muncul di layar komputer hanya dengan satu kali “klik” pemindaian barcode. Dengan langkah kecil ini, MIN 3 Bantul berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga cakap dalam memanfaatkan teknologi. (Agassa)