
Bantul (MIN 3 Bantul) – Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti halaman MIN 3 Bantul pada gelaran akbar Gelar Karya, Pentas Seni, dan Market Day MIN 3 Bantul 2026. Kegiatan tahunan yang menjadi ajang unjuk kreativitas, bakat seni, serta jiwa kewirausahaan siswa ini resmi dibuka secara unik dan bernuansa religius oleh dua guru Pendidikan Agama Islam, Agus dan Fajar.
Pembukaan acara ditandai dengan perpaduan harmonis antara lantunan doa keberkahan dan ritme tabuhan genderang rebana. Fajar memimpin untaian doa bersama seluruh warga madrasah, memohon agar rangkaian acara berjalan lancar, penuh manfaat, serta menumbuhkan karakter mulia pada diri siswa. Sesaat setelah doa dipanjatkan, gema tabuhan rebana yang dibawakan mantap oleh Agus berpadu mengiringi tepuk tangan meriah dari guru, siswa, dan para wali murid yang memadati lokasi acara.
Tiga Rangkaian Acara Utama
Gelar Karya Siswa
Menampilkan ragam hasil proyek pembelajaran berbasis kreativitas dan kearifan lokal. Berbagai karya hasta karya, inovasi daur ulang, serta portofolio belajar siswa tertata rapi di stan-stan pameran kelas.
Pentas Seni Madrasah
Panggung utama disemarakkan oleh penampilan seni dari perwakilan siswa kelas I hingga VI. Mulai dari tarian tradisional, hafalan surah pendek dan hadis, pembacaan puisi, hingga lantunan selawat dan vokal grup bergantian menghibur hadirin.
Market Day (Wirausaha Cilik)
Area halaman madrasah disulap menjadi pasar ramah anak. Melalui stan Market Day, siswa diajak mempraktikkan langsung etika berniaga Islami, belajar mengelola modal, berkomunikasi sopan dengan pembeli, serta melatih kejujuran dan kemandirian sejak dini melalui aneka jajanan sehat serta produk buatan sendiri.
Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, dewan guru, serta wali murid atas sinergi yang terbangun sehingga agenda besar ini berjalan sukses. Tabuhan rebana dan doa dari para guru PAI menegaskan komitmen MIN 3 Bantul: mencetak generasi yang cerdas, kreatif, mandiri, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman. (agassa)




