Bantul – Dua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari MIN 3 Bantul, Agus dan Fajar, turut ambil bagian dalam acara Halal bi Halal, Syawalan, serta Pembinaan Pengurus dan Penulis Soal/Modul yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) PAI Kabupaten Bantul.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Rumah Makan Mataraman, Sewon, Bantul, pada Rabu (8/4/2026) mulai pukul 13.00 WIB. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan materi ajar.

Kehadiran Tokoh Penting

​Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci pendidikan madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul, di antaranya:

  • KH. Ahmad Musyaddad, selaku Kasi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Kemenag Kabupaten Bantul.
  • Agus Sehono, selaku Ketua K2MI Kabupaten Bantul.

Pesan Pembinaan: Inovasi dalam Penulisan Modul

​Dalam arahannya, KH. Ahmad Musyaddad menekankan pentingnya peran penulis soal dan modul dalam menjaga kualitas pendidikan di madrasah. Beliau berpesan agar para guru terus beradaptasi dengan perkembangan kurikulum dan mampu menyajikan instrumen evaluasi yang berkualitas serta relevan bagi siswa.

​”Guru PAI harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter siswa, salah satunya melalui penyusunan modul dan soal yang tidak hanya menguji kognitif, tapi juga menanamkan nilai-nilai moderasi beragama,” ungkapnya.

Kontribusi MIN 3 Bantul

​Keikutsertaan dua guru PAI dari MIN 3 Bantul ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung program kerja KKGMI Kabupaten Bantul. Selain mengikuti prosesi syawalan, keduanya terlibat aktif dalam sesi koordinasi teknis terkait penyusunan modul ajar yang akan digunakan di lingkup Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Bantul.

​Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para penulis soal dan modul dapat menghasilkan karya yang terstandar, inovatif, dan mampu meningkatkan mutu pembelajaran PAI di wilayah Bantul. (Agassa)