
Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menerima kunjungan penting dari Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia pada Jumat (03/04). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan audit lapangan terhadap proyek pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Kehadiran tim auditor pusat ini didampingi langsung oleh perwakilan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DIY serta tim kontraktor yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan gedung tersebut.
Pemeriksaan Fisik dan Administrasi
Proses audit dilakukan secara menyeluruh, mencakup pemeriksaan dokumen administratif hingga peninjauan fisik bangunan. Tim auditor memverifikasi kesesuaian antara spesifikasi teknis yang direncanakan dengan realita hasil pembangunan di lapangan.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus audit meliputi:
- Kualitas Material: Memastikan bahan bangunan yang digunakan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
- Ketepatan Struktur: Meninjau aspek keamanan dan ketahanan bangunan untuk kenyamanan siswa.
- Akuntabilitas Anggaran: Memastikan penggunaan dana SBSN dikelola secara transparan dan efisien.
Dukungan dari Kanwil Kemenag DIY
Pihak Kanwil Kemenag DIY menyatakan bahwa audit ini merupakan prosedur rutin yang sangat krusial untuk menjamin bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan negara melalui SBSN benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pendidikan Islam.
”Kami menyambut baik kehadiran tim BPK RI. Transparansi dan akuntabilitas adalah prioritas utama kami dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan di lingkungan madrasah,” ujar Anas, PPK perwakilan dari Kanwil.
Harapan untuk MIN 3 Bantul
Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Dengan adanya audit ini, diharapkan Gedung RKB yang baru dapat segera digunakan dengan aman dan nyaman oleh para siswa.
“Kehadiran gedung baru ini adalah anugerah besar bagi kami. Dengan pendampingan dari BPK dan Kanwil, kami optimis gedung ini akan menjadi sarana belajar yang representatif dan berkualitas bagi anak-anak di Bantul,” ungkapnya.
Proses audit berjalan dengan lancar dan kondusif. Tim kontraktor juga turut memberikan penjelasan teknis secara mendetail kepada para auditor terkait setiap tahapan pembangunan yang telah diselesaikan. (Agassa)




