Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menerima kunjungan monitoring dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul pada hari senin, 13 Juli 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka proses verifikasi dan peninjauan lapangan terkait pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pembangunan ruang kelas baru di lingkungan madrasah.

Tim monitoring dari DLH Kabupaten Bantul datang untuk memastikan bahwa rencana pembangunan ruang kelas baru tersebut telah memenuhi seluruh regulasi kelayakan lingkungan hidup yang berlaku. Aspek-aspek yang ditinjau meliputi sistem pengelolaan limbah, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), sistem drainase, serta dampak lingkungan lainnya selama dan setelah proses konstruksi.

Kepala MIN 3 Bantul, Subarniyati, menyambut baik kehadiran tim monitoring tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pembangunan ruang kelas baru ini sangat krusial guna menunjang fasilitas belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

“Kami berkomitmen untuk mengikuti seluruh prosedur hukum dan lingkungan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Monitoring dari DLH ini sangat penting agar pembangunan ruang kelas baru tidak hanya aman secara struktur, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar madrasah,” ujar Subarniyati.

Pihak DLH Kabupaten Bantul memberikan sejumlah arahan dan rekomendasi teknis agar proses pembangunan berjalan selaras dengan prinsip berwawasan lingkungan. Setelah seluruh dokumen kelayakan lingkungan dinyatakan memenuhi syarat oleh DLH, proses penerbitan PBG dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya.

Dengan adanya fasilitas ruang kelas baru yang representatif dan berwawasan lingkungan ini, MIN 3 Bantul diharapkan dapat terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Bantul. (Agassa)