Bantul – Suasana Ramadhan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul terasa lebih khidmat tahun ini. Para santri yang tergabung dalam Kelas Takhosus memanfaatkan momentum bulan suci sebagai ajang “akselerasi” untuk menambah hafalan (ziyadah) sekaligus memperkokoh muroja’ah mereka.

Di bawah bimbingan intensif Ustadzah Maftuchah al-Hafidzah, para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi setoran hafalan. Program ini dirancang khusus untuk memaksimalkan interaksi siswa dengan Al-Qur’an di tengah keberkahan bulan puasa.

Ustadzah Maftuchah menjelaskan bahwa durasi Ramadhan yang singkat tidak menjadi penghalang bagi para santri untuk meraih target besar. Justru, atmosfer spiritual saat berpuasa dinilai mampu meningkatkan daya fokus anak-anak dalam menghafal.

“Ramadhan ini bagaikan kelas akselerasi. Meskipun waktunya terasa sebentar, namun kami berharap hasil yang didapatkan akan sangat besar bagi para santri dalam mendalami Al-Qur’an,” papar Ustadzah Maftuchah.

Selama kegiatan ini, para santri ditekankan pada dua aspek utama:

Ziyadah (Tambah Hafalan): Menambah baris atau halaman baru dengan tajwid yang benar.

Muroja’ah (Pengulangan): Menjaga hafalan lama agar tetap melekat kuat dalam ingatan (mutqin).

Melalui bimbingan ustadzah yang juga seorang Hafidzah (penghafal Al-Qur’an 30 juz), para santri mendapatkan teknik menghafal yang lebih efektif serta motivasi spiritual agar mencintai Al-Qur’an lebih dari sekadar materi pelajaran.

Pihak madrasah berharap, kegiatan ini tidak hanya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an secara lisan, tetapi juga membentuk karakter santri yang qur’ani sesuai dengan visi MIN 3 Bantul. (Agassa)