Bantul (MIN 3 Bantul). MIN 3 Bantul terus berkomitmen menguatkan budaya baca di kalangan peserta didik. Langkah nyata ini diwujudkan melalui optimalisasi kunjungan perpustakaan yang dikemas secara terjadwal, terstruktur, serta mendapatkan pendampingan intensif dari guru kelas maupun guru mata pelajaran.

Inisiatif ini digalakkan untuk mengubah perpustakaan madrasah bukan sekadar tempat penyimpanan buku, tetapi menjadi pusat kegiatan belajar yang dinamis dan menyenangkan bagi siswa.

Pustakawan MIN 3 Bantul, Dewi Ayu Kusuma Ning Tyas, menjelaskan bahwa kunjungan perpustakaan yang terjadwal dan terstruktur ini dirancang agar pemanfaatan fasilitas literasi dapat merata dan tepat sasaran bagi seluruh siswa.

“Dengan adanya jadwal berkunjung yang terstruktur serta didampingi langsung oleh guru, aktivitas di perpustakaan menjadi lebih terarah. Siswa tidak hanya sekadar meminjam atau membaca buku, tetapi juga mendapatkan bimbingan dalam menemukan referensi yang sesuai dengan materi pembelajaran maupun minat baca mereka,” ungkap Dewi.

Pembiasaan Positif Melalui Pendampingan Guru

Dalam pelaksanaannya, setiap kelas memiliki jadwal kunjungan rutin ke perpustakaan madrasah. Kehadiran guru pendamping memegang peranan penting dalam mengarahkan siswa untuk mengeksplorasi ragam koleksi bacaan—mulai dari buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga literatur penunjang agama.

Pendampingan ini juga melatih siswa untuk:

  • Mengenal tata tertib dan manajemen peminjaman buku di perpustakaan.

  • Mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui kegiatan membaca terbimbing (guided reading).

  • Menumbuhkan motivasi intrinsik untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari-hari.

Mendukung Program Madrasah

Optimalisasi perpustakaan MIN 3 Bantul ini sejalan dengan upaya madrasah dalam mencetak generasi yang literat, berwawasan luas, serta berkarakter. Geliat literasi yang konsisten diharapkan mampu mendongkrak minat baca peserta didik sejak usia dini, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan MIN 3 Bantul.

Melalui sinergi yang baik antara pustakawan dan para guru, perpustakaan MIN 3 Bantul optimis dapat terus bertransformasi menjadi jantung kegiatan akademik dan literasi yang inspiratif bagi seluruh civitas akademika. (Agassa)