
Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas. Melalui program Pengayaan Tahfidz Al-Qur’an, sejumlah siswa-siswi pilihan kini tengah menjalani persiapan intensif untuk menghadapi tantangan Sima’an sekali duduk.
Program unggulan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu dan Ahad, bertempat di Pondok Pesantren Adh-Dhuha. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memantapkan hafalan para siswa agar mampu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara tartil dan lancar tanpa terputus.
Untuk memastikan kualitas hafalan sesuai dengan kaidah tajwid yang benar, MIN 3 Bantul menghadirkan Ustadzah Maftuchah Al-Hafidzah sebagai pengampu utama. Kehadiran beliau memberikan motivasi besar bagi para siswa. Dengan kesabaran dan ketelitian, Ustadzah Maftuchah membimbing setiap santri dalam memperbaiki makharijul huruf serta menjaga kekuatan hafalan (itqan).
“Target kita bukan sekadar hafal, tapi bagaimana anak-anak memiliki hafalan yang kuat dan siap diuji melalui metode Sima’an sekali duduk. Ini membutuhkan disiplin dan pendampingan yang telaten,” ujar Agus, salah satu koordinator tahfidz MIN 3 Bantul. (Agassa)




