Bantul – Ada pemandangan berbeda di serambi MIN 3 Bantul selama bulan Ramadhan tahun ini. Alih-alih hanya menunggu waktu berbuka, para siswa justru tampak antusias berkerumun dengan membawa buku kecil penuh warna. Mereka tengah berkompetisi dalam kebaikan melalui program unggulan “Sarapan Hadits Ramadhan”.

Program ini dirancang secara kreatif oleh pihak madrasah untuk mengisi waktu luang siswa dengan kegiatan yang bermakna. Setiap pagi, akun Instagram resmi @min3bantul.official mengunggah satu hadits pendek pilihan. Unggahan inilah yang menjadi “menu sarapan” rohani bagi para siswa untuk dihafalkan di rumah maupun di sekolah.

Bukan sekadar setoran hafalan biasa, para siswa memiliki motivasi tambahan berupa Paspor Ramadhan. Uniknya, paspor ini bukan merupakan cetakan seragam dari sekolah, melainkan hasil karya tangan para siswa sendiri.

Desain Mandiri: Siswa bebas menghias paspor mereka dengan gambar, stiker, dan warna-warni sesuai kreativitas masing-masing.

Target Bintang: Setiap kali siswa berhasil menyetorkan hafalan hadits hari itu dengan lancar di hadapan guru, mereka berhak mendapatkan satu cap stempel bintang di dalam paspor tersebut.

Kepala MIN 3 Bantul mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Rasulullah SAW sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Semangat fastabiqul khairaat (berlomba-lomba dalam kebaikan) terlihat jelas dari raut wajah para siswa yang bangga memamerkan deretan bintang yang mereka kumpulkan.

“Aku senang sekali kalau sudah dapat stempel bintang. Paspornya aku buat sendiri pakai gambar masjid dan bunga-bunga,” ujar salah satu siswa kelas bawah dengan penuh semangat.

Melalui program ini, MIN 3 Bantul berharap Ramadhan bukan hanya menjadi bulan menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum untuk memperkaya perbendaharaan ilmu dan akhlak melalui hafalan hadits-hadits pilihan. (Agassa)