
Bantul – MIN 3 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam dunia pendidikan. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) Tahun Ajaran 2025/2026 yang memanfaatkan aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD). Digitalisasi ujian ini diterapkan secara optimal pada sejumlah mata pelajaran utama, di antaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.
Pemanfaatan platform JMD dalam asesmen ini bertujuan untuk menciptakan proses evaluasi yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Melalui aplikasi ini, siswa dapat mengerjakan soal secara digital, sementara guru dapat memantau jalannya ujian serta mengolah hasil penilaian secara lebih cepat dan akurat.
Ahmad Agus Salim, Lc., MA., selaku guru PAI sekaligus Admin JMD MIN 3 Bantul, memberikan apresiasi yang tinggi atas kelancaran pelaksanaan asesmen berbasis digital ini. Ia menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi demi kemajuan kualitas pendidikan di madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras para guru di MIN 3 Bantul. Mereka menunjukkan komitmen luar biasa untuk selalu berkembang mengikuti zaman dan tidak gagap teknologi. Langkah ini bukan sekadar efisiensi administrasi, tetapi juga bagian dari ikhtiar kita memberikan pelayanan pendidikan yang modern dan relevan bagi generasi digital,” ujar Ahmad Agus Salim.
Transformasi digital melalui JMD ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelaksanaan Asesmen Madrasah saja, melainkan terus menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran sehari-hari. Dengan dukungan penuh dari seluruh tenaga pendidik yang adaptif, MIN 3 Bantul siap melangkah maju menuju madrasah yang unggul, berprestasi, dan melek teknologi. (Agassa)




