Bantul (MIN 3 Bantul). Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai waktu istirahat para siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul. Pemandangan menarik terlihat ketika bel istirahat berbunyi: puluhan siswa berkumpul di selasar kelas dan area halaman sekolah untuk menyantap bekal bersama sembari saling berbagi makanan.

​Tradisi berbagi makanan ini tumbuh secara alami di lingkungan sekolah. Para siswa dengan antusias menawarkan bekal yang mereka bawa dari rumah kepada teman-teman sekelasnya, mulai dari camilan tradisional, buah-buahan, hingga lauk-pauk.

​Kegiatan sederhana ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter Islam, seperti kepedulian, kedermawanan, dan kebersamaan.

​”Melalui kebiasaan kecil seperti berbagi makanan saat istirahat, anak-anak belajar arti empati dan kebersamaan secara langsung. Mereka belajar untuk peduli dan tidak mementingkan diri sendiri,” ujar Agus, salah satu pendidik di MIN 3 Bantul.

​Suasana keakraban ini juga berdampak positif pada hubungan antarsiswa. Interaksi yang terjalin saat jam istirahat membuat hubungan pertemanan semakin erat dan meminimalkan potensi perselisihan atau perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

​Para siswa mengaku sangat menikmati momen-momen kebersamaan tersebut. Selain bisa mencicipi aneka ragam makanan, waktu istirahat menjadi momen yang dinanti-nanti untuk saling bertukar cerita dan bersenda gurur sebelum kembali melanjutkan aktivitas belajar mengajar di kelas.

​Dengan membudayakan sikap saling berbagi, MIN 3 Bantul terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang ramah, hangat, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik. (Agassa)